Halaman ini memuat beberapa untaian mutiara nasehat yang diambil dari Al-Qur’an, As-Sunnah, perkataan para ulama dan sumber-sumber lain yang terpercaya.

  • Amalan yang paling disukai Allah adalah amalan yang terus-menerus meskipun sedikit. (HR. Bukhari, Muslim)
  • Orang yang bijak bukanlah orang yang bisa berkata-kata dengan indah, tapi orang bijak adalah orang yang perbuatannya selalu diisi dengan keikhlasan.
  • Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah : 261)
  • Barangsiapa diuji lalu bersabar, diberi lalu bersyukur, didzalimi lalu memaafkan dan mendzalimi lalu istighfar maka bagi mereka keselamatan dan mereka tergolong orang yang memperoleh hidayah-Nya. Maka, bersabarlah karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.
  • Keutamaan sholat seseorang di rumahnya dibandingkan sholatnya ketika terlihat manusia sama dengan keutamaan sholat fardhu terhadap sholat sunnah. (HR. Baihaqi, shahih Targhib wa Tarhib no. 441)
  • Barangsiapa yang sholat ‘Isya berjamaah maka dia seperti sholat setengah malam. Dan barangsiapa yang sholat ‘Isya dan Shubuh berjama’ah maka dia seperti sholat semalaman. (HR. Abu Dawud, Shahihul Jami’ no. 6342)
  • Barangsiapa yang memintakan ampus bagi kaum mukminin dan mukminat, maka Allah akan menulis baginya untuk setiap mukmin dan mukminat satu kebaikan. (HR. Thabrani, Shahihul Jami’ no. 6026)
  • Barangsiapa yang menyeru kepada petunjuk, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala mereka, dan barangsiapa yang menyeru kepada kesesatan, maka dia akan mendapatkan dosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa mereka. (HR. Muslim)
  • Ramadhan telah meninggalkan kita dengan menyisakan duka yang mendalam serta menghadirkan kerinduan pada hamba-hamba yang senantiasa dekat denganNya. Semoga kita dapat bertemu kembali dengan Ramadhan yang akan datang dengan keimanan yang lebih baik dari sebelumnya.
  • Setiap cobaan yang kita terima, berusahalah menerimanya dengan berbaik sangka kepada Allah, dengan begitu Insya Allah kita akan mampu ikhlas untuk menerimanya.
  • Sejauh mana kecintaan seorang hamba terhadap dunia dan keridho’an terhadapnya, maka akan membuatnya berat melakukan ketaatan kepada Allah dan tidak lagi mengharapkan akhirat.
  • Orang yang bahagia tidak dilihat dari kekayaan hartanya, tapi orang yang bahagia adalah orang yang kaya imannya kepada Allah.
  • Jika tali telah menegang kencang itu pertanda akan putus, jika malam telah pekat, maka kegelapan itu akan segera pergi. Jika sebuah masalah sudah sangat menghimpit, pertanda akan segera ada jalan keluar dan sesungguhnya satu kesulitan tidak pernah mengalahkan dua kemudahan.
  • Sesungguhnya hidup ini adalah rangkaian ujian yang tiada henti, sedangkan seberat-berat ujian adalah kelapangan, kemudahan, pujian dan hal-hal yang lebih membuat kita lalai dan lupa kepada Allah.
  • Jangan pernah merasa lebih mulia dari orang lain karena kemuliaan seseorang tidak ada yang tahu kecuali Allah.
  • Bila engkau mendapatkan kesempatan berbuat baik, lakukanlah kebaikan itu meski sekali, niscaya engkau akan menjadi ahlinya.
  • Sesungguhnya nafas kita terus berjalan, setia menuntun ke pintu kematian, hari demi hari digulung tanpa henti, padahal tahap yang kita miliki tidak ada yang lebih meyakinkan selain kematian.
  • Kekayaan bukanlah suatu kemuliaan, kemiskinan bukanlah suatu kehinaan, keduanya merupakan ujian dari Rabb Yang Maha Tinggi untuk mengetahui hamba-hambaNya yang bertakwa.