Archive for Juli 29th, 2008
Puisi Jiwa
Istri Chairil Anwar, Sri Ajati, adalah wanita yang termasuk beruntung bisa menikmati puisi khusus buatnya.
”Senja di Pelabuhan Kecil”
(Buat Sri Ajati)
Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut.
Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah air tidur hilang ombak.
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap
Dari : Deru Campur Debu (1949)
Aku Istrimu ” sri Ajati “
(buat Suamiku)
Temani aku dalam sedih dalam galau
Ada senang ada kegembiraan
Yang menghapus kesedihanku
Dan kesenanganku adalah engkau
Mengertimu adalah kebanggaan
Menemanimu makan adalah kesenangan
Dibandara Adisucipto adalah muara cinta tanpa batas
Kau memandangiku dengan sejuta kebaikan dan hal tersebut
Adalah penghargaan buat wanitamu.
Add comment Juli 29, 2008